Tips Desain Rumah Tingkat Minimalis Mungil untuk Lahan Sempit

Tips Desain Rumah Tingkat Minimalis Mungil untuk Lahan Sempit - Membangun rumah dengan keterbatasan lahan dan dana, tak berarti Anda akan mendapatkan rumah yang berukuran kecil dengan arsitektur seadanya. Ada solusi untuk menciptakan rumah layak huni dengan mengoptimalkan lahan yang ada yakni dengan membangun rumah bertingkat (lihat Desain Interior Rumah Minimalis Type 36 Tingkat 2 Lantai).

Rumah bertingkat memang tergantung pada selera pemilik rumah, ada yang enggan memiliki rumah bertingkat dengan alasan malas naik turun tangga. Namun jika lahan dan kondisi tertentu menyebabkan Anda harus memiliki banyak ruang di dalam rumah untuk keperluan seluruh keluarga, maka tidak ada salahnya mempertimbangkan membangun rumah bertingkat.

Memanfaatkanlah 70 hingga 80 persen lahan untuk bangunan dan 30 persennya untuk halaman guna memberi nafas bagi ruang di dalamnya. Luas 80 persen tersebut dapat di kalikan dua jika membangun rumah tingkat. Sementara lahan 30 persen dapat dimanfaatkan untuk halaman dan taman. Jika memiliki lahan seluas 200 meter persegi, 180 meter persegi full dapat digunakan untuk bangunan dua lantai. Dengan luas sekitar 360 meter persegi pemilik dapat mempunyai sekitar tiga kamar tidur yang dapat mengisi satu kamar tidur di ruang bawah dan dua kamar tidur di atas.

Keuntungan memiliki lantai atas atau rumah bertingkat adalah penghuni dapat memiliki ruang yang luas di bawah, dan memaksimalkan ruang atas untuk ruang private atau pribadi, seperti kamar tidur, ruang belajar, dan ruang berkumpul keluarga. Meskipun sebagian orang beranggapan jika kamar tidur di lantai atas lebih panas ketimbang di lantai bawah. Menurut konsultan properti dan interior, Husni, pemilik dapat menyiasati udara panas di lantai atas dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan, dan memberikan kesan sejuk. Juga memberikan bukaan seperti jendela ataupun kisi-kisi.

Kamar di lantai atas yang memiliki luas sekitar 3x4 meter misalnya, kata dia, dapat menggunakan lantai dari kayu padat yang telah banyak dijual di pasaran. Kayu persegi panjang dengan ukuran bervariasi ini dapat menimbulkan kesan sejuk bagi ruang. Ini karena sifat kayu yang memberikan keteduhan dan dapat menyerap udara panas. Selain warna kayu yang berwarna kecoklatan juga memberikan kesan teduh.

Husni menyarankan agar menghindari memakai lantai dari keramik berwarna putih di lantai kamar atas, karena sifat keramik yang memantulkan panas, dan warna putih juga memantulkan cahaya yang jatuh di atasnya sehingga ruang akan terlihat lebih terang dan panas. Namun bagi yang tidak menyukai lantai kayu karena perawatannya yang rumit, pemilik dapat memakai lantai keramik yang berwarna lebih redup seperti abu-abu atau krem. Dinding kamar dapat dicat dengan warna-warna pastel seperti biru, hijau, atau merah sesuai keinginan pemilik. Atau bagi yang menginginkan lebih redup lagi dapat digunakan cat yang berwarna lebih gelap seperti biru tua, atau krem yang diberi sedikit campuran warna coklat.

Untuk memberikan jalan masuknya angin, jendela adalah cara yang paling efektif. Bisa diletakkan di samping atau di depan dinding kamar. Jenis jendelapun disesuaikan dengan aristektur rumah sehingga tidak terkesan seperti jendela tambahan. Jika untuk alasan keamanan pemilik menghindari keberadaan jendela maka dapat dibuatkan kisi-kisi sebagai tempat masuknya angin segar. Namun diperkotaan, jendela dan kisi mungkin hanya menjadi hiasan asitektur rumah saja, karena sebagian besar banyak yang menggunakan air conditioner (AC) untuk penyejuk ruang.

Husni juga menyarankan, untuk rumah tingkat, perabotan kamar tidur agar dipilih yang memiliki unsur ramah lingkungan, sehingga ketika udara panas barang-barang di dalam ruang pun tidak ikut terkena erosi akibat panas. Baca juga Tips Cara Menata Tata Letak Jendela Rumah dan Teralis Rumah Minimalis.

1 comments:

  1. tips yang menarik, kunjungi juga http://propertynesia.blogspot.com/2013/11/merubah-rumah-sederhana-jadi-tampak.html

    ReplyDelete